Image description
Image captions

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi lokasi luapan air kali Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Pantauan di lokasi, Anies tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Dia menyapa warga yang sebagian masih berada di Jalan Jatinegara Barat.

Anies tidak masuk ke genangan air. Dia hanya berkoordinasi dengan pejabat daerah terkait dalam upaya evakuasi warga yang masih berada di kediamannya saat banjir meninggi.

"Insya Allah sekitar jam 22.00 WIB air tidak akan sudah tidak dalam kondisi puncaknya seperti ini lagi," tutur Anies, Rabu (1/1)malam

Dari jauh Anies memantau luapan kali Ciliwung. Setelah kurang lebih 15 menit, dia meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Jalan Pengadegan Timur, Pancoran masih terendam banjir. Wilayah di kembali mendapat banjir kiriman. Alhasil, ketinggian air mencapai 3 meter hingga menutup atap rumah warga.

"Debit air mencapai 2,5 sampai 3 meter, dengan kecepatan maksimal hanya satu jam dari meluapnya air kali ke pemukiman," ujar salah seorang warga setempat, Goni saat dikonfirmasi, Rabu (1/1).

Goni mengaku, kontur tanah di pemukiman warga sekitar memang lebih rendah dari kali. Namun baru kali ini banjir mencapai 3 meter di pemukiman warga sekitar.

"Setiap kali ada pengiriman, biasanya 5 tahunan, kejadian kali ini lebih parah dan lebih cepat, biasanya banjirnya bertahap, ini cuma sekitar satu jam debit air meluap di kali langsung menutupi rumah," kata dia.

Beruntung sebelum banjir kiriman dari Bogor menghampiri, warga sekitar sudah lebih dahulu dievakuasi. Menurut Goni, pihak Kelurahan Pengadegan sudah lebih dahulu memberitahu warga akan adanya banjir kiriman.0 mdk