Image description
Image captions

Ribuan bungkus makanan bakal dibagikan untuk pekerja harian yang terdampak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Jakarta, seperti ojek online. Kegiatan tersebut akan dilakukan dalam 14 hari ke depan, atau selama aturan PSBB diberlakukan.

Tokoh relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea mengatakan, untu tiap harinya, ratusan bungkus makanan akan dibagikan secara gratis. Total nantinya hingga 14 hari mencapai belasan ribu bungkus makanan.

"Dampak dari wabah Covid-19 ini sungguh amat sangat terasa di masyarakat. Untuk itu, setiap hari kami berikan ratusan makanan secara gratis buat mereka. Total bisa ribuan sampai 14 hari. Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah corona," kata Andi di di Jakarta, Sabtu (11/4).

Kali ini penyaluran bantuan makanan gratis disalurkan ke wilayah Jakarta Timur serta Tangerang oleh Ketua Umum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Reinhard Parapat dan Ketua Masyarakat Peduli Pangan Nusantara (MAPAN) Indonesia Wignyo Prasetyo.

Ketua Umum KIB Reinhard Parapat mengatakan pembagian makanan itu sebagai bentuk dukungan kepada para pekerja yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Buat para ojek online maupun pangkalan sangat terpengaruh karena penurunan penumpang akibat kebijakan work from home (WFH). Ada juga asongan, pemulung yang kami bagikan makanan gratis," ujarnya.

Menurutnya, cara pembagian makanan gratis juga tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan menjaga jarak antrian dan tidak ada pengumpulan massa besar.

Sementara itu, Ketua MAPPAN Indonesia Wignyo Prasetyo memberikan 200 bungkus makanan yang dibeli dari warung-warung nasi kemudian dibagikan langsung pada masyarakat.

"Tujuan kami membangkitkan semangat bangsa untuk tetap bersatu. Bersama-sama kita melawan pandemi ini, dengan rasa solidaritas tentunya kita akan kuat melawannya," ucapnya.

Tak hanya pembagian makanan gratis, FRJ melalui Solidaritas Merah Putih (Solmet) yang dipimpin langsung ketua umumnya Sylvester Matutina melakukan penyemprotan desinfektan di pemukiman dan tempat ibadah Sukmajaya, Depok Timur.

"Semua ini dilakukan agar memberikan manfaat besar buat masyarakat ditengah wabah corona," ucapnya.