Image description
Image captions

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah merencanakan untuk memperketat warga dari luar daerah saat arus balik mudik 2020. Kekinian wacana tersebut masih dalam tahap kajian.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan setelah pengkajian rampung, maka akan diterbitkan Peraturan Gubernur (Pergub). Setelah itu aturan khusus arus balik ini akan diberlakukan.

"Sedang disiapkan regulasinya (Pergub). Tunggu setelah regulasinya ada ya, sedang kita siapkan," ujar Syafrin saat dihubungi, Selasa (5/5/2020).

Syafrin mengatakan saat ini pembahasan soal teknis Pergub itu masih dilakukan internalnya. Namun ia juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan soal rencana ini.

"Di level DKI sudah pembahasan, dengen Kementerian Perhubungan saya sudah komunikasi," jelasnya.

Selain itu, Syafrin menyatakan aturan arus balik ini nantinya juga sudah didukung oleh Pemerintah Pusat. Pasalnya Pergub ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 (Permenhub 25/2020) Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah.

"Karena kan dasar kita melakukan pengaturan juga ada PM 25 Tahun 2020," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya sedang menyusun aturan untuk membatasi orang masuk ke Jakarta khususnya pada saat arus balik setelah lebaran.

Ia memberi peringatan bahwa nantinya aturan ini akan membuat masyarakat yang dari luar daerah tidak bisa pulang ke Jakarta dalam waktu singkat.

Anies mengatakan aturan ini dibuat sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang melarang warga melakukan mudik. Ia ingin warga DKI menaati aturan ini dan menunda kepergian ke luar kota.

"Kita sesang menyusun regulasi untuk membatasi pergerakan orang masuk Jakarta sesudah musim lebaran," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2020).