Image description
Image captions

Anggota Kodim 0721/Blora mempunyai cara tersendiri dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI). Dengan pawai kendaraan, para anggota TNI menyusuri jalan untuk sosialisasi protokol kesehatan virus Corona (COVID-19).

Uniknya, para anggota TNI ini mengenakan seragam ala pejuang kemerdekaan RI sembari membagikan masker di jalan.

Kasdim 0721/Blora Mayor Inf Budi Leksono menjelaskan, kegiatan untuk memperingati HUT RI tersebut sudah dilaksanakan sejak Jumat (14/8). Dari 16 koramil, dibagi menjadi 3 lokasi. Pertama di Kecamatan Ngawen, lalu Kecamatan Blora dan terakhir Kecamatan Cepu.

Para anggota TNI mengingatkan masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan. Sebab, virus Corona (COVID-19) masih menghantui kehidupan masyarakat.

"Ini sudah berlangsung selama 3 hari ini," kata Budi saat ditemui di sela kegiatan di Kecamatan Cepu, Minggu (16/8/2020).

Dengan cara ini pula, lanjutnya, diharapkan bisa memotivasi dan mengajak masyarakat bersama-sama mengenang dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan RI.

"Ini juga tugas kita (TNI) memberi rasa bangga dan penghargaan terhadap keluarga pahlawan ataupun para pejuang kemerdekaan yang masih hidup," ujar Budi.

Dalam kegiatan ini, TNI bekerja sama dengan Gugus Tugas COVID-19, Forkopimcam dan relawan.

"Peringatan kemerdekaan RI ini memang berbeda. Jika dulu para pejuang menghadapi penjajah, sekarang ini kita berjuang memerangi virus COVID-19," kata Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi di lokasi yang sama.

Tak hanya di jalan protokol, kegiatan tersebut juga menyasar titik keramaian warga. Yaitu sosialisasi protokol kesehatan. Bagi warga yang kedapatan belum mengenakan masker, maka langsung diberi masker dan diminta untuk dipakai saat itu juga.

"Kami berikan masker, dan saat itu pula harus dikenakan," ujarnya.

Sementara itu, update kasus Corona di Blora seperti dalam website blora tanggap corona, jumlah kasus positif Corona di Kabupaten Blora update Sabtu (15/8) tercatat 178 kasus. Rinciannya 42 kasus dirawat, 125 kasus dinyatakan sembuh dan 11 kasus meninggal dunia.