Image description
Image captions

Pesawat N250 Gatotkaca karya BJ Habibie tiba di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selanjutnya, pesawat ini akan dirakit dan ditargetkan selesai dalam satu pekan.

"Kita rencanakan untuk proses (perakitan) kembali saat dibawa dari Bandung itu seminggu (selesai)," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Fajar Adriyanto saat ditemui di kompleks Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Yogyakarta, Jumat (21/8/2020).

Namun, dia memastikan nantinya pesawat itu tidak hanya sebatas dirakit ulang saja. Tapi akan diperbaiki pelan-pelan dan disesuaikan dengan kondisi asli pesawat saat pertama kali terbang.https://tpc.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

"Kita perbaiki pelan-pelan agar lebih bagus lagi. Kita usahakan bulan Agustus sudah selesai," ungkapnya.

"Nanti kita rapikan, dalamnya akan kita sesuaikan dengan saat terbang pertama kali, instrumen, tempat duduk akan kita sesuaikan, sehingga masyarakat bisa masuk, duduk, bisa merasakan inilah pesawat buatan bangsa sendiri," tambahnya.

Untuk merakit ulang pesawat Gatotkaca karya BJ Habibie ini, ada puluhan personel yang terlibat. Yaitu gabungan dari TNI AU dan PT Dirgantara Indonesia.

"Personel yang terlibat banyak dari PT DI menyumbang 20 personel untuk pelepasan dan perakitan, untuk TNI AU 60 personel. Itu yang dari Bandung sebagian ikut ke sini," terangnya.

Fajar pun menerangkan jika pesawat ini secara teknis sudah tidak bisa terbang lagi. Namun, dengan hadirnya pesawat Gatotkaca ini, dia berharap semangat kedirgantaraan bisa muncul lagi.

"Secara teknis sudah tidak bisa terbang kecuali kalau kita membangun dari awal lagi. Tapi harapannya semangat kedirgantaraan timbul lagi, jadi keinginan untuk membuat pesawat seperti ini timbul lagi dan memacu generasi muda mencintai dirgantara," tutupnya.