Keberhasilan suatu operasi harus didukung dengan keterampilan dan kemampuan prajuritnya sebagai pengawak alutsista serta kemampuan lain sebagai penunjang dan pendukung jalannya operasi, oleh sebab itu Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II memberikan Pelatihan Sea Survival kepada prajurit KRI yang akan melaksanakan tugas Operasi, Senin (31/08).

Bertempat di Kolam Basis (Kombasin) Koarmada II, para prajurit KRI  mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para pelatih berpengalaman  dari Dislambair Koarmada II. Adapun materi yang disampaikan dalam latihan tersebut diantaranya Tata cara Bertahan mengambang di air (Water trappen), Renang berantai dan tata cara keluar-masuk life craft.

Kepala Dinas Penyelamatan Bawah Air (Kadislambair) Kolonel Laut (T) Eduard Simbolon menyampaikan "Pelatihan Sea Survival kepada prajurit KRI  adalah upaya untuk membekali para prajurit agar lebih siap jika dihadapkan dengan situasi terburuk (darurat) pada saat melaksanakan tugas operasi yang mengharuskan untuk melaksanakan peran peninggalan kapal sehingga mampu untuk bertahan hidup sampai bantuan Tim SAR datang", jelas Kolonel Eduard - sapaan akrab Kadislambair Koarmada II.

"Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto kepada komando bawah untuk terus membekali para prajurit pengawak KRI dengan belajar dan berlatih agar menjadi prajurit profesional yang mampu menghadapi tantangan tugas kedepan yang lebih kompleks" pungkas Kolonel Eduard

Image description
Image captions