Image description
Image captions

 Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dari Jakarta ke Pontianak dipastikan jatuh. Saat ini tim Basarnas sedang mencari korban dalam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tersebut.

 

 

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

 

Ada 56 penumpang di dalam pesawat tersebut: 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. Selain itu, ada 2 orang pilot dan 4 kru pesawat.

 

Bertindak sebagai pilot yakni Capten Afwan dan Co- Pilot Fadly Satrianto.

 

Dalam akun twitter menceritakan terakhir kali bertemu dengan dua pilot tersebut.

 

Dalam akun twitter Agung Rahmadi dia menceritakan pilot Pesawat Sriwijaya Air Capten Afwan meminjam charger ponsel dan memberikan pesan agar sholat subuh.

 

Waktu itu beliau Capt Afwan meminjam charger di saat aku tertidur di malam hari. Dan menuliskan sebuah surat Mengingatkan Ku Jangan lupa Solat Subuh

 

Lalu akun twitter Windy Marzuki minta doa agar yang terbaik buat co Pilot Fadly Satrianto

 

"Mohon doanya utk adik kami tercinta co-pilot Fadly Satrianto yg berada dlm penerbangan #SJ182 semoga diberikan yg terbaik utknya dan mohon doa utk kelg kami Marzuki fam agar diberikan kekuatan ???????????? aamiiiiin yaa Robbal alaamiiiiin ????????."

 

Lalu akun twitter @fiftyshadesoft_x mengabarkan bahwa coba Pilot Fadly Satrianto akan segera menikah

 

"calon suaminya kakak kelasku, kaget bgt pas liat sg nya. semoga dalam lindungan Allah SWT ka fadly"

 

Sebelumnya diberitakan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan tujuan Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

 

Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soetta pukul 14.36 WIB. Kemudian, pesawat itu berada di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB.

 

Kemudian, pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar instrumen. Setelah itu, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB