Image description
Image captions

Dalam rangka menekan laju penularan Covid-19 dengan melakukan kegiatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi), Danramil 08/Duren Sawit Kapten Inf Hadi Sasmungi bersama Bati Tuud Peltu Wahono mengerahkan seluruh Babinsa dan dibantu dengan perkuatan pasukan BKO Yonko 461/Paskhas melaksanakan kegiatan PPKM di wilayah Koramil 08/DS Kodim 0505/JT, Selasa (16/02/2021).

Apel kesiapan Kegiatan PPMK Koramil 08/Duren Sawit yang dilaksanakan di Makoramil Duren Sawit, Jakarta Timur. Sebelum pelaksanaan kegiatan di 3 (tiga) wilayah lokasi keramaian diantaranya Kanal Banjir Timur (KBT). Pasar Pondok Bambu, Carrefour Buaran dan PD. Pasar Perumnas Klender yang merupakan lokasi pusat keramaian masyarakat.

“Operasi yustisi giat PPKM yang dilaksanakan dengan cara humanis oleh Koramil beserta petugas gabungan tiga pilar Duren Sawit. Petugas memberikan imbauan serta edukasi tentang 5M. Petugas memberikan masker kepada pedagang, pengunjung pasar maupun warga yang sedang melakukan aktivitas diluar rumah yang berada di sekitar lokasi kegiatan PPKM tersebut,” jelas Danramil 08/Duren Sawit Kapten Inf Hadi Sasmungi.

Kapten Inf Hadi Sasmungi menjelaskan, operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan menerapkan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dilakukan di pusat sentra ekonomi ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat, baik pengunjung maupun pedagang serta pengendara sepeda motor agar mengerti akan pentingnya penggunaan masker dan menerapkan 5M.

“Diharapkan munculnya kesadaran dari warga masyarakat mau menerapkan 5M dalam melakukan aktifitas sehari-hari, dengan demikian dapat menekan laju penularan Covid-19,” katanya.

Upaya-upaya mendisiplinkan warga yang dilakukan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, tiga pilar dan Pasukan BKO adalah menerapkan protokol kesehatan apabila masuk pasar dengan mencuci tangan, mengecek suhu tubuh, penggunaan masker dengan benar, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Harapannya semua warga lebih aman dalam menjalankan aktifitasnya. “Karena tujuan PPKM adalah agar warga masyarakat kembali produktif dan aman Covid-19,” tandas Kapten Inf Hadi Sasmungi.