Image description
Image captions

 Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara milad Masjid Istiqlal ke-43. Dalam acara tersebut, Ma'ruf Amin sempat berbicara soal peran Masjid Istiqlal dalam fungsi sosial dan politik bangsa.

Awalnya Ma'ruf mengungkap Masjid Istiqlal telah menjadi masjid kebanggaan umat Islam Indonesia sejak 43 tahun lalu. Dia menyebut Masjid Istiqlal telah berfungsi baik sebagai masjid dalam makna tradisionalnya.

"Masjid Istiqlal, sebagai masjid kebanggaan Muslim Indonesia telah kokoh berdiri sejak 43 tahun yang lalu. Selama ini, Masjid Istiqlal telah berfungsi baik sebagai Masjid dalam makna tradisionalnya. Masjid Istiqlal bahkan telah menunjukkan fungsi sosial dan politiknya dalam perjalanan bangsa," kata Ma'ruf saat memberi sambutan dalam acara Milad Masjid Istiqlal ke-43 secara virtual, Senin (22/2/2021).

 

Baca juga:Wapres Ma'ruf Ngaku Ngantuk Usai Divaksin COVID-19: Itu Aja Dampaknya

Ma'ruf menyebut soal megahnya Masjid Istiqlal meski telah berdiri kokoh semenjak 43 tahun lalu. Dia juga mengapresiasi pembangunan terowongan silaturahmi sebagai simbol toleransi.

"Saya telah menyaksikan berbagai kemajuan Masjid Istiqlal, baik secarahardware maupun software yang telah dirancang oleh Imam Besar dan para pengurus badan pengelola. Secara khusus, saya memberikan apresiasi atas dibangunnya 'terowongan silaturahmi' yang menghubungkan Masjid Istiqlal sebagai representasi Muslim dan Gereja Katedral sebagai representasi Nasrani," ucapnya.

Ma'ruf berharap Masjid Istiqlal bisa menjadi contoh baik bagi masjid lainnya di Indonesia. Contoh sebagai masjid yang berkontribusi sebagai simbol toleransi dan kebinekaan bangsa.

"Terowongan silaturahmi ini akan menjadi simbol toleransi dan kebinekaan bangsa Indonesia, yang akan menjadi contoh baik bagi masjid-masjid lainnya di wilayah ibukota dan daerah lainnya, bahkan di tingkat regional maupun global," ujarnya.

"Saya berharap, peran dan kontribusi Masjid Istiqlal sebagai masjid negara dalam memberi contoh dan teladan bagi masjid lain terutama dalam menebarkan kesejukan dan kedamaian kepada masyarakat, merawat harmoni dan persatuan, serta terus konsisten dakwah Islamwasathiyah dan rahmatan lil alamiin dalam rangka menuju Indonesia yang lebih maju," sambung Ma'ruf.