Image description
Image captions

Serda Aprilio Perkasa Manganang saat ini telah resmi berstatus sebagai laki-laki sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut). Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, akan menempatkan Aprilio untuk berdinas di Pusat Perbekalan Angkatan Darat (Pusbekangad).

 

"Setelah dia (Aprilio Manganang) lulus menjadi bintara Angkatan Darat, bulan Februari 2017, dia langsung diarahkan ke kejuruan ajudan jenderal, ajudan jenderal itu lebih banyak yang bersifat administrasi pekerjaannya," ujar Jenderal Andika di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/3/2021).

"Jadi akan lebih terpakai potensinya kalau dia saya taruh di tempat yang lebih banyak melakukan hal-hal lapangan, praktik. Misalnya saya akan berpikir lebih pas bagi Lanang di perbekalan dan angkutan," sambungnya.

Baca juga: Cerita KSAD Cari Nama Aprilio Perkasa, Bulan Lahir-Marga Jadi Pertimbangan

Andika mengatakan tugas Pusbekangad antara lain menyiapkan makanan untuk prajurit. Andika menegaskan banyak prajurit TNI AD yang bertugas di Pusbekangad.

"Di seksi perbekalan itu tugasnya antara lain menyiapkan makanan memasak, dan itu bukan tugas perempuan saja, banyak prajurit TNI AD pria yang bertugas di situ. Kebetulan Lanang ini sejak kecil oleh mamanya didik untuk masak. Sehingga masaknya ini jago dan ini natural. Jadi kalau prajurit Angkatan Darat pria di perbekalan misalnya belajar masak lodeh, dia pakai teori itu, 'oh gulanya mungkin satu sendok', takarannya. Kalau dia sudah natural," katanya.

Kemampuan memasak Aprilio itu sudah diajarkan oleh ibundanya sejak kecil. Andika pun berharap kemampuan memasak Aprilio bisa sama seperti koki profesional.

Baca juga: Idap Hipospadia Juga, Amasya Manganang Urus Perubahan Status ke Pengadilan

"Karena sejak kecil sehingga dengan potensi cepat belajar. Saya yakin suatu saat dia bisa menjadi prajurit perbekalan Angkatan Darat yang mungkin levelnya seperti chef," ujar dia.

Sebelumnya, Serda Aprilio Perkasa Manganang menangis bahagia usai perubahan nama dan jenis kelaminnya dikabulkan pengadilan. Sembari menangis, Aprilio pun mengucap terima kasih kepada hakim.

"Terima kasih, Hakim," ujar Manganang dengan suara bergetar dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, yang digelar secara virtual, Jumat (19/3).

Aprilio Manganang terharu setelah hakim menetapkan dirinya sebagai pria. Air matanya tampak tak terbendung. Sesekali dia mengusap air matanya yang jatuh di pipi.

Aprilio Manganang pun menyampaikan rasa syukur. Dia mengaku ingin menjadi laki-laki sejati.

"Terima kasih, Hakim, saya ingin jadi laki-laki sejati," katanya.

"Jangan menangis, sekarang sudah menjadi laki-laki," kata hakim, yang menyaksikan momen itu secara virtual.

Setelah itu, sidang ditutup. Air mata Aprilio Manganang masih belum berhenti.