Image description
Image captions
Image description
Image captions

Orde Baru (Orba) melakukan manipulasi sejarah G30S/PKI dengan menuding PKI melakukan kudeta terhadap Presiden Soekarno.

“Basis legitimasi Orde Baru sejarah. Orde Baru berdiri karena melakukan manipulasi sejarah dimulai peristiwa G30S/PKI,” kata Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid dalam video YouTube yang beredar.

Menurut Hilmar, Orba melakukan manipulasi sejarah peristiwa G30S/PKI dengan menyebut PKI yang melakukan kudeta Pemerintahan Soekarno. “G30S/PKI yang ceritanya dikontruksi sedemikian rupa sehingga peristiwa itu adalah kudeta oleh PKI dan itu sama sekali tidak betul,” jelas Hilmar.

Kata Hilmar, Orba berkepentingan melakukan manipulasi sejarah G30S/PKI agar mendapat legitimasi dari masyarakat.

 

“Sebetulnya dalam studi selama ini persoalan itu sudah cukup jelas terlihat. Orba sangat berkepentingan mengontrol pemahamsn masyarakat tentang sejarah karena legitimasi hanya itu,” pungkasnya.

Orde Baru muncul menyelamatkan Indonesia dari komunis, itu klaim yang dipakai pemerintah Soeharto. Bisa melakukan pembunuhan di mana-mana pembersihan birokrasi sehingga Soekarno terpinggir alasannya menyelamatkan Indonesia dari komunis.

“Dengan menginjak PKI, narasi sejarah jadi dibenarkan. Wacana Orde Baru tentang sejarah banyak kontradiksi. Begitu menggebu-gebu peristiwa 65, Madiun 48 sebagai kudeta komunis dan perbuatan buruk dari PKI. Bagaimana menggambarkan pemberontakan komunis 1926 melawan kolonialisme Belanda dianggap kesalahan. Narasainya meniadakan gerakan kiri/komunis dalam sejarah Indonesia,” pungkasnya.0 sn