Image description
Image captions

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ingin menunjukan bagaimana RI bisa mengendalikan COVID-19 baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

"Kita juga harus memanfaatkan pelaksanaan KTT G20 ini sebagai showcase mengenai kemampuan negara kita Indonesia dalam mengendalikan COVID-19 baik dari sisi kesehatan maupun sisi ekonomi," kata Jokowi dalam keterangan pers secara virtual di YouTube Sekretariat Presiden RI, Jumat (8/10/2021).

Pengendalian kasus COVID-19 disebut menjadi modal atas terselenggaranya acara KTT G20 ini. Untuk itu Jokowi berharap semua elemen dari pemerintah pusat sehingga masyarakat bisa bersama-sama mengendalikan COVID-19.


"Saya tadi pagi mendapat laporan 98% sudah menerima vaksin dosis pertama dan 79% sudah menerima dosis kedua. Ini adalah modal kita dalam mempersiapkan G20 ke depan," lanjut Jokowi.


Setelah diakui telah mengecek tempat-tempat untuk terselenggaranya KTT G20, Jokowi yakin Provinsi bali memiliki reputasi yang baik dalam menyelenggarakan acara-acara internasional.




"Sebagai tuan rumah kita ingin melayani dengan baik ingin menampilkan yang terbaik. Saya yakin bali memiliki reputasi dan pengalaman dalam penyelenggaraan event-event internasional," tuturnya.

Selain, menampilkan kemampuan RI dalam mengendalikan COVID-19 dan ekonominya. Jokowi mengungkap ingin menampilkan kekayaan budaya Indonesia.

"Kita ingin juga menampilkan kemajuan-kemajuan Indonesia yang telah kita capai dan juga showcase kekayaan budaya bangsa yang majemuk yang sangat beragam. Dan sekaligus menunjukan leadership indonesia dalam presidensi G20," tutupnya.


Sebagai Informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berkunjung ke Roma akhir Oktober nanti. Kunjungan Jokowi ke ibu kota Italia ini untuk menerima 'tongkat' estafet G20 yang tahun ini dipegang Italia.

"Bapak Joko Widodo akan menghadiri penutupan KTT G20 di Roma pada tanggal 30-31 Oktober mendatang. Yang disana bapak presiden akan menerima secara resmi penyerahan tongkat estafet G20 dari PM Italia," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers G20, Selasa (14/9/2021)

Selanjutnya mulai 1 Desember 2021 hingga 31 November 2022 giliran Indonesia menjadi tuan rumah presidensi G20 nanti. Rencananya akan ada 150 pertemuan selama periode tersebut.0 dtk