Image description
Image captions

Densus 88 Antiteror meringkus tiga terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Ketiganya yakni, Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamat.

 

 

Baru-baru ini video lawas Farid Okbah beredar saat dirinya berbagi nasihat pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ya, Farid diketahui pernah menemui beberapa tokoh sebelum dia ditangkap. Paling anyar saat dirinya bertemu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

 

Selain Anies, Farid diketahui pernah bertemu Presiden Joko Widodo. Hasil pertemuan ini dibagikan lewat Video yang diunggah di akun Instagram @faridokbah_official pada Senin, 22 November.

 

"Kalau bertemu dengan penguasa, orang hebat jangan banyak-banyak (nasihat, red). Makanya saya ketika bertemu Pak Jokowi di istana saya menyampaikan lima saja," ucap Farid Okbah.

 

Apa saja lima nasihat pada Presiden Jokowi? Pertama, tegakkan salat dan kebenaran. Kedua, harus tegakkan keadilan, jangan pilih kasih.

 

 

"Ketiga boleh menjabat menteri, the right man in the right place yang punya kapasitas dan kemampuan kepemimpinan," ucap Farid.

 

Selanjutnya adalah komitmen membasmi korupsi hingga ke akar-akarnya.Terakhir adalah distribusi kekayaanm yang merata.

 

"Bapak sendiri yang mengatakan, masalah terbesar bangsa ini adalah kejahatan. Saya bilang kalau ada 100 orang kaya, satu muslim, 99 nonmuslim. Ini bisa dikoreksi sama profesor Chandra ahli ekonomi,"

 

"Kalau ada 99 nonmuslim (Orang miskin) jomplang Pak, maka saya sarankan sama bapak presiden bikin pasar-pasar syariah, jangan mal. Mal itu milik konglomerat Pak, tapi kalau pasar syariat oleh rakyat, oleh umat, gitu! Saya enggak tahu diterima apa enggak yang penting saya sudah kasih," tegas Farid. 

 

Diketahui, Instagram @faridokbah_official selama ini dikelola oleh admin. Itulah kenapa akun media sosial Instagram tersebut masih aktif meski Farid sudah diciduk Densus 88. 

 

"Akun @faridokbah_official milik Farid Ahmad Okbah dikelola oleh admin," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar dilansir Antara, Rabu, 17 November.0 voi