Image description
Image captions

Untuk kedua kalinya Kodam VI/Mulawarman kembali mendapatkan kehormatan dan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah sekaligus mengirimkan perwakilan prajurit-prajurit dari Yonif 623/Bakti Wira Utama untuk mengikuti Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) dengan US Army dalam Latgabma Super Garuda Sheld-16/2022 di Amborawang Balikpapan, Rabu (3/8/2022).

 

Upacara Pembukaan Latgabma Super Garuda Sheld 2022 berlangsung di Markas Yonif Raider 600/Modang dengan Inspektur Upacara Danyonif 623/Bwu Mayor Inf Dimas Yamma Putra, S.Sos yang dihadiri oleh Gubernur Prov. Kaltim, Wadan Kodiklat TNI AD, Kasdam VI/Mlw, Waaslat Kasad Bidang Kermamil, Pa Sahli Kasad Bidang Poldagri, Irdam VI/Mlw, Kapok Sahli Pangdam VI/Mlw, Para Asisten, Kabalak dan Komandan Satuan TNI.

 

Turut hadir Kapolda Kaltim, Dansat Brimob Polda Kaltim, Danlanal Balikpapan, Danlanud Dhomber Balikpapan, Asisten 1 Pemkot Balikpapan, GM. PT Angkasa Putra 1 Cab. Balikpapan, GM. PT Pelindo IV Cab. Balikpapan, Kepala Karantina Bandara, Kepala Karantina Pelabuhan, Kepala Bea Cukai Balikpapan dan Wakil Ketua Persit KCK Daerah VI/Mlw beserta Pengurus serta undangan lainnya.

 

Amanat Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa yang dibacakan oleh Mayor Inf Dimas menjelaskan, jika Garuda Shield merupakan latihan tahunan kerja sama antara TNI AD dan USARPAC dan pada tahun 2022 ini merupakan Latma ke-16 dari seluruh latihan Garuda Shield yang telah diadakan. Namun untuk tahun 2022 ini Latma Garuda Shield menjadi Latgabma Super Garuda Shield dengan melibatkan tiga matra yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta melibatkan 13 negara peserta.

 

Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan di hadapan awak media menjelaskan, Latgabma Super Garuda Shield Tahun 2022 berlangsung dari tanggal 3 hingga 14 Agustus 2022 dan di Balikpapan melibatkan TNI-AD dan US Army dan dilaksanakan di Daerah Latihan Amborawang Kodam VI/Mlw.

 

“Pasukan Kodam VI/Mlw yang terlibat dalam Latgabma ini adalah Yonif 623/BWU dengan menerjukan 306 personel sedangkan dari US Army 173 personel dengan materi latihan Operasi Serangan (Field Trainning Exercise/FTX) dan Latihan Menembak Senjata Bantuan (Life Fire Exercise/LFX),” tegasnya. (Dispenad)