Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mayjen TNI Djon Afriandi sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Mayjen TNI Marinir Endi Supardi sebagai Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Marsda TNI Deny Muis sebagai Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat (Pangkorpasgat).
Pelantikan ketiga perwira tinggi tersebut dilakukan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Udara Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8).
Usai pelantikan, Prabowo menyematkan pangkat jenderal kepada para panglima pasukan elite TNI itu. Pengukuhan ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2025.
Dalam momen yang sama, Presiden juga mengukuhkan Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Panglima TNI, serta menganugerahkan kenaikan pangkat menjadi Jenderal (Purn) kepada M. Yunus Sopiyan, Sjafrie Sjamsoeddin, Muhammad Herindra, Agus Sutomo, dan Ali Sadikin.
Selain itu, kenaikan pangkat bintang tiga kehormatan diberikan kepada Musa Bangun, Tono Suratman, Clenny Kairupan, dan Tony SB Hoesodo.Prabowo turut meresmikan pembentukan enam Kodam baru, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral), Pangkodau, Pangkoopsau, enam Grup Kopassus, Brigade Teritorial Pembangunan, Batalyon Teritorial Pembangunan, Batalyon Infanteri Marinir, serta Batalyon Komando Kopasgat.
"Hari ini, Minggu 10 Agustus 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan enam komando daerah militer, 14 komando daerah angkatan laut, tiga komando daerah angkatan udara, satu komando operasi udara, enam grup komando pasukan khusus, 20 brigade teritorial pembangunan, satu brigade infanteri marinir, satu resimen korps pasukan gerak cepat, 100 batalyon teritorial pembangunan, lima batalyon infanteri marinir, dan lima batalyon komando korps pasukan gerak cepat," ujar Prabowo.
Kepada para pemimpin yang baru dilantik, Prabowo berpesan agar menjadi teladan bagi prajurit dan memperlakukan mereka layaknya anak kandung. Ia menegaskan, pendidikan dan pelatihan harus dilakukan dengan keras namun tanpa kekejaman.
"Jagalah pasukanmu sebaik-baiknya, anak buahmu seperti anak kandungmu sendiri. Pimpin dengan baik, jaga mereka dengan baik, latih mereka dengan baik, latih mereka dengan keras, tapi tidak dengan kekejaman," tegasnya.