Image description
Image captions

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ternyata mempunyai rekam jejak pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC) atau Whoosh.

Bahwa Anies pernah mendukung proyek tersebut saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kini Anies menyebutkan bahwa utang proyek KCIC harus ditanggung seluruh rakyat Indonesia sementara manfaatnya hanya dinikmati segelintir orang.

Namun pernyataan Anies itu sontak diserbu warganet di X. Anies disebut banyak bacot hingga hanya menyerang Kereta Cepat atau Whoosh itu.

 

“Bacot rekam digital masih ada,” tulis @tham878 dikutip Monitorindonesia.com, Jumat (7/11/2025).

Akun tersebut juga menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan pernah mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1640 Tahun 2019.

Bahwa dokumen tersebut berisi tentang “Penetapan Lokasi untuk Pembangunan Jalur, Stasiun, dan Fasilitas Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung”. Tak hanya itu, kebijakan tersebut bahkan diperpanjang melalui Kepgub Nomor 1563 Tahun 2021. “Lalu buat lagi keputusan Gubernur DKI JKT No. 1563 tahun 2021 memperpanjang keputusan No.1640 tahun 2019,” tambah akun @tham878.

 

Sementara netizen lain juga membandingkan kritik Anies terhadap KCIC dengan proyek infrastruktur lain di ibu kota, yaitu MRT Jakarta. Bahwa akun X @thedufresne menyoroti bahwa proyek MRT Jakarta juga dibiayai oleh APBN, yang merupakan uang rakyat dari seluruh Indonesia. “APBN dipake untuk bayar utang proyek MRT Jakarta. Yang naik MRT hanya warga Jakarta & sekitarnya. Tapi yang diserang cuma Whoosh,” katanya.

Adapun pernyataan itu menyoroti adanya standar ganda dalam kritik yang dilontarkan. Jika KCIC yang menghubungkan dua provinsi (DKI Jakarta dan Jawa Barat) dianggap tidak adil karena dibiayai APBN, maka seharusnya proyek MRT yang cakupannya lebih sempit (hanya di Jakarta) juga mendapat kritik serupa. 

Diketahui bahwa kritik Anies Baswedan sebelumnya disampaikan dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang, Sabtu (1/11/2025), dimana ia menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat. 

"Apalagi kalau menimbulkan utang yang harus ditanggung oleh seluruh rakyat, padahal manfaat proyeknya hanya dirasakan oleh sebagian kecil,” kata Anies, yang secara spesifik mencontohkan proyek KCIC.

Menyoal itu juga, akun X terverifikasi, @FirzaHusain, turut berkomentar sinis menanggapi berita kritik Anies. “Halah, Anies mah omon2 doang," katanya.