Image description
Image captions

Sebanyak 254 Taruna Tingkat IV Akademi Militer dilantik menjadi Perwira Remaja (Paja) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Negara, Jakarta. Mereka yang dilantik ada 254 Taruna terdiri 232 Taruna dan 20 Taruni, sedangkan dua Taruna berada di Istana Negara sebagai perwakilan penerima Anugerah Adhi Makayasa dan perwakilan penyumpahan.

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) secara virtual serentak dari Istana Negara dan di masing-masing Akademi Angkatan serta Akademi Kepolisian. Di mana untuk Akmil di Magelang, AAL di Surabaya, AAU di Yogyakarta dan Akademi Kepolisian di Semarang. Untuk peraih Adhi Makayasa dari masing-masing angkatan dan perwakilan penyumpahan dilangsungkan di Istana Negara.

Adapun untuk Akademi Militer (Akmil) pelaksanaan Upacara Praspa dilangsungkan di Stadion Sapta Marga, Akmil Magelang, Jawa Tengah. Mereka yang dilantik berdiri di tengah-tengah stadion dengan tetap memakai protokol kesehatan yakni memakai masker dan berjarak antarsatu Perwira Remaja dengan lainnya.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, pelantikan dilakukan secara virtual. Biasanya pelantikan dilangsungkan di Istana Negara, namun karena kondisi saat ini dilakukan secara virtual.

"Biasanya dilakukan di Istana Negara, cuma situasi dan kondisi saat ini, maka dilakukan secara virtual. Tapi yang ke sana ada perwakilan, peraih Adhi Makayasa dan yang disumpah," kata Dudung kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Untuk Taruni yang dilantik menjadi Perwira Remaja hari ini ada 20 orang. Salah satunya Desi Gebrina Rezeki asal Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Putri keempat pasangan, M Yahya (80) dan Adian (57).

Saat pelantikan, ayah Desi yang dulunya bekerja sebagai tukang pangkas rambut tidak bisa hadir karena sakit. Sedangkan yang datang langsung di Magelang hanya ibunya, Adian dan salah satu kakaknya, Amalya (27).

Desi Gebrina Rezeki, Taruni Akmil dari Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam yang ikut dilantik, Selasa (14/7/2020).Desi Gebrina Rezeki, Taruni Akmil dari Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam yang ikut dilantik, Selasa (14/7/2020). Foto: Eko Susanto/detikcom

"Perasaan pastinya bangga bisa menyelesaikan selama empat tahun pendidikan dengan background orang tua yang sederhana, tapi bisa selesai dengan nggak terasa empat tahun selesai. Dengan berbagai prestasi yang diukir dan sampai sekarang sudah menyandang pangkat Letnan Dua Korps Zeni yang nantinya akan berkarya di dunia nyata," kata Desi dengan wajah terharu.

Peraih IPK 3,49 tersebut menuturkan, nantinya bisa membanggakan kedua orang tuanya dan keluarga besarnya di Aceh Besar. Ia akan membuktikan jika bisa berkarya di satuan dengan pangkat Letnan Dua Korps Zeni.

"IP saya, 3,49, kecabangan Zeni. Jadi saya wanita pertama kecabangan Zeni dari Akademi Militer, sebelumnya dari letting pertama yaitu 2017 belum ada kecabangan Zeni, jadi 2020 baru saya dan rekan saya berdua, wanita. Belum ada. Untuk kecabangan Zeni sebelumnya, belum ada. Jadi, saya angkatan Taruna ketiga yang dapat kecabangan zeni," tutur Desi.

Baca juga:Situs Corona Yogya Masih Sebut ODP-PDP, Pemda: Tunggu Sosialisasi dari Kemenkes

Desi ingin mengabdikan untuk membangun negeri ini. Ia pun siap ditempatkan di mana saja. "Membangun negeri, semoga ke depannya bisa. Siap ditempatkan di mana saja. Pokoknya NKRI," ujarnya.

Ibu Desi, Adian mengaku bangga anaknya bisa menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Putrinya itu disebutnya sejak kelas 2 SMA ingin masuk di Akademi Militer. Kemudian, ia berlatih dengan pamannya.

"Saya bangga. Perjuangannya cukup berat. Dia (Desi) dari kelas dua SMA, memang sudah jiwanya ke situ. Udah bilang nggak mau kuliah, mau ikut tes (Akmil). Berlatih sama omnya," tutur Adian yang setiap harinya di rumah sebagai ibu rumah tangga itu.

Adian menuturkan, suaminya menjadi tukang pangkas rambut di kampung halamannya. Namun sekarang tidak bisa datang ke Magelang karena kondisinya sakit, untuk itu hanya ia dan kakaknya saja.